Peneliti dari Universitas California, Los Angeles (UCLA) berhasil mengembangkan inovasi robotika unik bernama PhoneBot. Robot berkaki dua ini dirancang khusus dengan memanfaatkan perangkat smartphone Android bekas sebagai pusat kendali atau “otak” utamanya.
Inovasi dari tim peneliti UCLA ini menunjukkan potensi pemanfaatan kembali limbah elektronik menjadi teknologi baru yang fungsional. Penggunaan ponsel pintar lama terbukti mampu menggerakkan sistem robotika interaktif tanpa bergantung penuh pada komponen pemrosesan berbiaya tinggi.
Memanfaatkan Ponsel Pintar Bekas sebagai Otak Utama
Dalam pengembangannya, peneliti UCLA mengintegrasikan unit smartphone Android bekas langsung ke struktur fisik PhoneBot. Perangkat ponsel ini bertugas memproses data, mengatur pemikiran komputasi, serta mengirimkan instruksi gerakan ke seluruh bagian tubuh robot.
Baca Juga
Sistem operasi dan pemrosesan pada smartphone Android bekas tersebut memberikan kemampuan bagi PhoneBot untuk menjalankan berbagai fungsi kontrol secara mandiri. Langkah ini dinilai efektif untuk memperpanjang masa pakai perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai.
Bisa Berjalan hingga Mengikuti Manusia
Meskipun mengandalkan perangkat ponsel pintar bekas, PhoneBot dibekali kemampuan mobilitas yang terbilang responsif. Robot berkaki dua ini mampu melangkah dan mempertahankan keseimbangan saat berjalan di atas permukaan.
Tidak hanya sekadar melangkah, PhoneBot juga dirancang untuk dapat mendeteksi serta mengikuti pergerakan manusia secara nyata. Seluruh kemampuan navigasi dan pelacakan tersebut dikendalikan penuh melalui pemrosesan pada unit smartphone Android yang terpasang padanya.




