Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi bahwa fenomena El Nino yang terjadi pada tahun 2026 berpotensi berkembang jauh lebih cepat dan kuat. Para ahli mengkhawatirkan bahwa intensitas anomali cuaca ini dapat mencapai kategori ekstrem yang dikenal sebagai Super El Nino.
Prediksi ini memicu perhatian serius karena laju perkembangannya yang dinilai tidak biasa. Kecepatan pembentukan pola cuaca hangat ini terpantau melampaui kondisi yang pernah tercatat pada peristiwa serupa beberapa tahun sebelumnya.
Perbandingan Signifikan dengan El Nino 2023
Berdasarkan penjelasan dari pakar BRIN, anomali suhu muka laut tahun ini menunjukkan akselerasi yang sangat masif. Jika dibandingkan dengan periode El Nino yang melanda pada tahun 2023, fase perkembangan saat ini berjalan jauh lebih pesat sejak awal kemunculannya.
Baca Juga
Percepatan fase ini mengindikasikan adanya akumulasi energi yang lebih besar di samudra, sehingga memicu kekhawatiran akan dampak iklim yang lebih terasa di wilayah terdampak.
Ancaman Potensial Kategori Super El Nino
Karakteristik utama yang diwaspadai oleh para peneliti adalah potensi kenaikan status fenomena ini menjadi Super El Nino. Kategori ini merujuk pada kondisi anomali suhu yang sangat ekstrem dan berada di atas rata-rata normal.
Dengan perkembangan yang begitu cepat, pemantauan intensif dari para ahli dan lembaga berwenang sangat diperlukan guna memitigasi risiko serta dampak lanjutan dari fenomena alam ini.




