Menkomdigi: Blokir Situs Saja Tak Cukup Atasi Judi Online

Author Image

netralid

14 Juli 2026, 20:25 WIB

Menkomdigi: Blokir Situs Saja Tak Cukup Atasi Judi Online

Pemerintah Indonesia kini tengah memperluas strategi dalam memerangi praktik (judol) di tanah air. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), , menegaskan bahwa upaya pemberantasan komoditas ilegal ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pemblokiran situs web semata.

Langkah baru ini menandai pergeseran fokus pemerintah yang kini mulai membidik bagian vital atau “leher” dari ekosistem . Pendekatan yang lebih menyeluruh dinilai krusial mengingat situs judol yang diblokir selama ini kerap muncul kembali dengan cepat menggunakan domain atau alamat baru.

Menyasar Jantung Pertahanan Judi Online

Dalam pernyataannya, Menkomdigi menyoroti keterbatasan metode konvensional yang selama ini diterapkan. Jika kementerian hanya berfokus pada pemblokiran situs, para operator dinilai masih memiliki ruang gerak yang luas untuk meregenerasi platform mereka.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk menyasar seluruh rantai pasok dan infrastruktur pendukung yang menjadi urat nadi operasional judi online di Indonesia. Istilah membidik “leher” ekosistem ini merujuk pada upaya memutus jalur-jalur utama yang membuat bisnis ilegal ini tetap hidup.

Komponen Ekosistem yang Menjadi Target

Ekosistem judi online tidak berdiri sendiri, melainkan ditopang oleh berbagai pilar sistemik. Beberapa elemen kunci dalam ekosistem tersebut yang kini masuk dalam bidikan pemerintah antara lain:

  • Aliran Transaksi Keuangan: Memutus akses pembayaran dengan memperkuat koordinasi bersama lembaga keuangan dan perbankan guna memblokir rekening-rekening yang terindikasi memfasilitasi aktivitas judol.
  • Penyedia Infrastruktur: Menertibkan penyedia layanan jaringan atau server yang memberikan ruang bagi beroperasinya platform ilegal tersebut.
  • Sistem Distribusi dan Promosi: Menekan penyebaran iklan serta tautan judi online yang marak beredar di berbagai platform media sosial dan ruang digital lainnya.

Melalui koordinasi lintas sektor dan pengalihan fokus ke elemen-elemen akademis dan fundamental tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital berharap dapat melumpuhkan operasional judi online secara lebih efektif, berkelanjutan, dan permanen.

Related Post