Platform media sosial populer, Instagram, baru-baru ini memperkenalkan penyegaran visual lewat logo barunya. Langkah pembaruan identitas visual ini dilakukan setelah sepuluh tahun platform tersebut mempertahankan estetika lamanya.
Pihak Instagram mengklaim bahwa logo baru ini dirancang untuk memberikan tampilan yang lebih segar dan modern bagi para penggunanya di seluruh dunia. Namun, respons dari publik justru diwarnai oleh reaksi unik dari para warganet.
Kesalahan Pembacaan Logo Baru oleh Warganet
Alih-alih fokus pada kesan modern yang ingin ditampilkan, banyak warganet yang justru salah fokus saat melihat tipografi atau desain terbaru dari logo tersebut. Di berbagai platform media sosial, tidak sedikit pengguna yang mengaku salah membaca tulisan logo baru tersebut.
Baca Juga
Berdasarkan pantauan di jagat maya, banyak warganet yang justru salah membaca tulisan “Instagram” menjadi “Instagzam“. Perubahan detail pada elemen visual ataupun jenis huruf yang digunakan disinyalir menjadi pemicu kerancuan visual ini di mata publik.
Upaya Penyegaran Setelah Satu Dekade
Keputusan Instagram untuk memperbarui logo ini menandai momen penting sejak perubahan besar terakhirnya. Selama satu dekade terakhir, identitas visual Instagram telah melekat kuat di benak pengguna global.
Meskipun tujuan utama dari pembaruan ini adalah untuk menghadirkan nuansa yang lebih kekinian, reaksi salah baca dari warganet ini menjadi catatan menarik tersendiri di tengah peluncuran logo baru tersebut.




