Bek tengah muda Real Madrid, Raul Asencio, dilaporkan telah memicu kemarahan besar dari manajemen klub setelah kedapatan mengemudi dalam keadaan mabuk. Insiden indisipliner ini terjadi di saat sang pemain seharusnya fokus menjalani proses pemulihan dari cedera yang tengah membekapnya.
Tindakan tidak profesional Asencio tersebut langsung memicu kekecewaan mendalam dari pihak Los Blancos. Real Madrid dikenal sebagai klub dengan standar disiplin yang sangat ketat, terutama bagi para pemain muda yang baru saja mendapatkan kesempatan menembus skuad utama.
Kronologi Raul Asencio Menyetir Sambil Mabuk
Menurut laporan yang beredar, Raul Asencio dihentikan oleh pihak kepolisian saat sedang mengendarai mobilnya. Setelah menjalani pemeriksaan alkohol, pemain bertahan berusia muda tersebut terbukti mengemudi di bawah pengaruh alkohol yang melebihi batas aman sesuai regulasi lalu lintas setempat.
Baca Juga
Situasi ini dinilai sangat ironis karena Asencio saat ini sedang berada dalam masa perawatan medis. Alih-alih mematuhi program rehabilitasi fisik untuk mempercepat proses penyembuhannya, ia justru melakukan tindakan ceroboh yang tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Sanksi dan Kekecewaan Mendalam Real Madrid
Manajemen Real Madrid dikabarkan sangat geram dengan ulah sang bek. Dalam industri sepak bola modern, masa pemulihan cedera menuntut disiplin ekstra dari seorang atlet profesional, termasuk dalam menjaga asupan dan menghindari aktivitas berisiko tinggi seperti mengonsumsi alkohol.
Hingga kini, pihak klub belum merilis pernyataan resmi terkait rincian sanksi disiplin yang akan dijatuhkan kepada Asencio. Namun, tindakan indisipliner ini diprediksi akan berdampak buruk pada masa depan kariernya di tim utama, terlebih setelah ia sempat dipercaya untuk mengisi kekosongan lini belakang akibat badai cedera pemain senior Real Madrid.




