Apjatel menyatakan dukungannya terhadap langkah penataan jaringan telekomunikasi di Kota Bandung. Dukungan ini diwujudkan melalui rencana migrasi kabel udara ke sistem bawah tanah demi estetika dan keamanan infrastruktur kota.
Kendati demikian, proses pemindahan kabel ini dinilai harus dilakukan secara cermat dan tidak terburu-buru. Penataan yang matang sangat penting agar aktivitas digital masyarakat tidak terganggu selama proses transisi berlangsung.
Pentingnya Migrasi Kabel secara Bertahap
Apjatel menekankan bahwa proses migrasi kabel telekomunikasi ke bawah tanah wajib dilakukan secara bertahap. Hal ini menjadi syarat mutlak guna memastikan kualitas layanan internet dan komunikasi di Bandung tetap terjaga dengan baik tanpa adanya pemutusan koneksi yang merugikan konsumen.
Baca Juga
Jika migrasi dipaksakan berjalan terlalu cepat tanpa persiapan matang, terdapat risiko besar terjadinya gangguan massal pada jaringan. Oleh karena itu, koordinasi dan pembagian fase kerja yang jelas menjadi kunci utama keberhasilan program penataan ini.
Menjaga Stabilitas Layanan Telekomunikasi
Dengan menerapkan metode penataan yang sistematis dan bertahap, para penyedia layanan memiliki waktu yang cukup untuk mengalihkan jalur transmisi. Langkah ini dipandang sebagai solusi terbaik untuk menyelaraskan program keindahan kota dengan kebutuhan akses internet publik yang andal.
Melalui sinergi yang baik, penataan kabel di Bandung diharapkan dapat berjalan lancar. Upaya penertiban ini tidak hanya akan mempercantik ruang publik kota, tetapi juga menjamin keberlangsungan konektivitas digital yang menjadi pilar aktivitas harian warga.




