Panggung Liga Champions 2025/2026 akan menyajikan drama emosional sekaligus krusial ketika Benfica vs Real Madrid bertemu dalam laga terakhir fase liga. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion da Luz pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB ini tidak hanya penting bagi kedua klub, tetapi juga akan menentukan nasib manajer Benfica, Jose Mourinho, di kompetisi Eropa musim ini.
Bagi The Special One, duel Benfica vs Madrid adalah pertemuan kembali dengan klub yang pernah ia latih. Namun, kali ini, sambutan hangat harus dikesampingkan. Kebutuhan mutlak akan poin menjadi fokus utama Benfica, dan ironisnya, penentu nasibnya adalah tim yang kini diasuh oleh mantan anak didiknya, Alvaro Arbeloa.
Benfica di Ujung Tanduk: Kemenangan Wajib di Laga Real Madrid vs Benfica
Situasi Benfica di klasemen sementara Liga Champions berada di ujung tanduk. Dengan menempati peringkat ke-29 dan baru mengoleksi enam poin dari tujuh pertandingan, Aguias sangat membutuhkan kemenangan atas Real Madrid untuk menjaga asa lolos ke babak playoff. Hasil imbang atau kekalahan hampir pasti akan mengakhiri perjalanan mereka di Eropa musim ini.
Baca Juga
Tekanan besar berada di pundak Mourinho. Hasil akhir pertandingan madrid vs benfica ini disebut-sebut akan menjadi penentu masa depannya di kompetisi antar klub paling elite di benua biru tersebut. Oleh karena itu, semua mata tertuju pada strategi yang akan diterapkan sang pelatih veteran untuk menaklukkan mantan timnya.
Reuni Penuh Intrik: Mourinho vs Arbeloa
Laga ini juga menandai reuni menarik antara Jose Mourinho dan Alvaro Arbeloa. Arbeloa, yang kini secara mengejutkan menggantikan Xabi Alonso di kursi pelatih tim utama Real Madrid, adalah mantan pemain yang berada di bawah asuhan Mourinho di Santiago Bernabeu pada periode 2010 hingga 2013.
Namun, reuni ini diselimuti intrik. Mourinho baru-baru ini melontarkan komentar yang dianggap menyindir Arbeloa, menyoroti keheranannya melihat klub-klub besar dunia dipimpin oleh pelatih dengan rekam jejak minim. “Saya terkejut bahwa klub-klub terbaik dunia dikelola oleh pelatih tanpa rekam jejak,” ujarnya, yang langsung diasumsikan ditujukan kepada Arbeloa yang baru memimpin tim senior Los Blancos.
Di sisi lain, Arbeloa telah menegaskan bahwa ia menolak untuk meniru gaya kepelatihan Mourinho dan bertekad menempuh jalurnya sendiri. Pertarungan taktik antara guru dan murid ini akan menjadi subplot yang sangat menarik dalam duel Benfica vs Real Madrid.
Dengan Benfica yang wajib menang dan Real Madrid yang berada di bawah komando pelatih baru dengan ambisi untuk membuktikan diri, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit. Fokus utama akan tertuju pada bagaimana strategi Mourinho yang penuh pengalaman akan berhadapan dengan energi dan pendekatan baru dari Arbeloa di laga krusial ini.




